MODUL 03 — PERANCANGAN PENGALAMATAN JARINGAN

Kuasai IP Address
& Subnetting

Pelajari struktur IPv4, kelas IP, subnet mask, CIDR, dan teknik VLSM dengan alat bantu kalkulasi interaktif yang langsung bisa digunakan.

5
Kelas IP
3
Alat Interaktif
10
Soal Kuis
🧠

Materi Lengkap

IPv4, kelas IP, subnet mask, CIDR, private/public IP, dan konsep subnetting dari dasar.

Pelajari →
🔢

Konversi Biner Interaktif

Konversi desimal↔biner secara visual, klik bit untuk memahami nilai posisional dengan langkah-langkah.

Coba →
🧮

Subnet Calculator

Masukkan IP dan prefix CIDR, dapatkan network address, broadcast, range host, dan jumlah host valid.

Hitung →
Capaian Pembelajaran Modul 03: Memahami perancangan pengalamatan jaringan — struktur IPv4, kelas IP, subnet mask, notasi CIDR, serta mampu menghitung subnetting dan merancang skema IP addressing untuk jaringan nyata.
PRASYARAT
Pastikan sudah menyelesaikan Modul 01 dan 02
Modul ini membutuhkan pemahaman dasar perencanaan dan topologi jaringan.
← Modul 01 ← Modul 02

Struktur IPv4

Alamat IPv4 terdiri dari 32 bit yang dibagi menjadi 4 oktet, masing-masing 8 bit. Ditulis dalam format desimal bertitik (dotted decimal).

192
11000000
Oktet 1
.
168
10101000
Oktet 2
.
1
00000001
Oktet 3
.
100
01100100
Oktet 4

Total: 32 bit = 4.294.967.296 kemungkinan alamat IPv4.

Kelas Alamat IPv4

A
1–126
Oktet pertama = Network
Oktet 2–4 = Host
126 jaringan, 16 juta host/net
Enterprise besar
B
128–191
Oktet 1–2 = Network
Oktet 3–4 = Host
16.384 jaringan, 65 ribu host
Institusi menengah
C
192–223
Oktet 1–3 = Network
Oktet 4 = Host
2 juta jaringan, 254 host
LAN kecil – umum
D
224–239
Multicast
Tidak untuk host
Streaming, OSPF, PIM
Multicast khusus
E
240–255
Riset & eksperimen
Tidak digunakan publik
Dicadangkan IANA
Eksperimental

IP Privat vs IP Publik

KelasRange IP PrivatCIDR
Kelas A10.0.0.0 – 10.255.255.25510.0.0.0/8
Kelas B172.16.0.0 – 172.31.255.255172.16.0.0/12
Kelas C192.168.0.0 – 192.168.255.255192.168.0.0/16
IP Privat tidak bisa diakses langsung dari internet dan harus melewati NAT (Network Address Translation) untuk berkomunikasi ke luar.

Alamat Khusus Lainnya

LB

Loopback — 127.0.0.1

Alamat untuk komunikasi dengan diri sendiri. Digunakan untuk testing konektivitas stack TCP/IP lokal.

BC

Broadcast — .255 / semua bit host 1

Mengirim paket ke semua host dalam satu jaringan/subnet sekaligus.

NW

Network Address — semua bit host 0

Mengidentifikasi jaringan itu sendiri. Tidak bisa ditugaskan ke host manapun.

Subnet Mask & Notasi CIDR

Subnet mask menentukan bagian mana dari IP yang merupakan Network dan bagian mana yang merupakan Host. Notasi CIDR (/n) menunjukkan jumlah bit network.

Prefix CIDRSubnet MaskJumlah Host ValidJumlah Subnet (dari /24)Digunakan untuk
/24255.255.255.02541 subnetLAN standar, kelas C default
/25255.255.255.1281262 subnetMembagi 1 jaringan menjadi 2
/26255.255.255.192624 subnetJaringan kecil–menengah
/27255.255.255.224308 subnetDepartemen kecil
/28255.255.255.2401416 subnetVLAN kecil, koneksi WAN
/29255.255.255.248632 subnetPoint-to-point + beberapa host
/30255.255.255.252264 subnetLink point-to-point antar router
Rumus Subnetting: Jumlah host valid = 2ⁿ − 2, di mana n = jumlah bit host. Dikurangi 2 karena Network Address dan Broadcast Address tidak bisa digunakan oleh host.

Langkah-Langkah Subnetting

Contoh: Hitung subnet dari 192.168.10.0/26
1

Tentukan jumlah bit host

32 − 26 = 6 bit host. Bit network = 26 bit (Network portion).

2

Hitung total host dan host valid

Total host = 2⁶ = 64. Host valid = 64 − 2 = 62 host.

3

Tentukan Network Address

192.168.10.0 (semua bit host = 0). Ini adalah Network Address, tidak untuk host.

4

Tentukan Broadcast Address

192.168.10.63 (semua bit host = 1). 0+64−1 = 63. Ini Broadcast, tidak untuk host.

5

Range IP Host Valid

192.168.10.1 sampai 192.168.10.62. Gateway biasanya menggunakan .1 (host pertama).

Nilai Posisional Bit (1 Oktet = 8 bit)

Masukkan Desimal (0–255)
Representasi Biner (klik bit untuk ubah)
Nilai Biner
11000000
Kalkulasi Step-by-Step
Tips: Nilai bit dari kiri ke kanan: 128 + 64 + 32 + 16 + 8 + 4 + 2 + 1. Jumlahkan semua bit yang bernilai 1.

Konversi IP Address Lengkap

Masukkan IP Address (format: xxx.xxx.xxx.xxx)

Latihan Cepat Konversi

Pecah Jaringan Menjadi Subnet

Mengapa VLSM?

Subnetting tradisional (Fixed Length) membagi jaringan menjadi subnet yang semua berukuran sama. Ini boros jika kebutuhan tiap departemen berbeda. VLSM memungkinkan alokasi IP yang efisien — subnet besar untuk departemen besar, subnet kecil untuk link antar router.

Efisiensi IP Tinggi Mendukung IPv4 Digunakan di OSPF, EIGRP

Langkah Perancangan VLSM

1

Identifikasi semua segmen dan kebutuhan host-nya

Catat setiap departemen/VLAN beserta jumlah host yang dibutuhkan. Jangan lupa tambahkan router dan cadangan pertumbuhan (~20%).

2

Urutkan dari kebutuhan host terbesar ke terkecil

VLSM mengalokasikan subnet terbesar terlebih dahulu, lalu sisa ruang dibagi untuk subnet-subnet lebih kecil.

3

Tentukan prefix paling kecil yang mencukupi

Gunakan rumus: 2ⁿ ≥ (kebutuhan host + 2). Pilih n terkecil yang memenuhi. Prefix = 32 − n.

4

Alokasikan subnet satu per satu secara berurutan

Mulai dari network address asal. Setiap subnet berikutnya dimulai tepat setelah broadcast address subnet sebelumnya.

5

Dokumentasikan tabel IP addressing

Catat: nama segmen, network address, subnet mask, gateway, range host, broadcast address untuk setiap subnet.

0 / 10 dijawab
Capaian Pembelajaran: Siswa mampu memahami perancangan pengalamatan jaringan — menghitung subnet, merancang skema IP addressing dengan VLSM, dan mendokumentasikannya dalam tabel yang lengkap.

Tugas Proyek Modul 03

SKENARIO A

Kantor 4 Departemen

Jaringan: 192.168.50.0/24. Rancang VLSM untuk: Produksi (60 host), Marketing (28 host), HRD (12 host), Server (6 host).

SKENARIO B

SMK dengan VLAN

Jaringan: 172.16.0.0/16. Rancang skema IP untuk: Lab 1 (36 host), Lab 2 (36 host), Guru (30 host), TU (14 host), Server (4 host).

SKENARIO C

Link Antar Router

Rancang skema pengalamatan untuk 3 link point-to-point antar router menggunakan subnet /30 yang paling efisien.

Deliverables Siswa

  • Tabel IP Addressing Lengkap — Nama segmen, Network, Subnet Mask, Gateway, Host Pertama, Host Terakhir, Broadcast
  • Diagram Pengalamatan — Visualisasi pembagian ruang IP (blok diagram atau visual VLSM)
  • Bukti Kalkulasi — Langkah-langkah penghitungan manual setiap subnet
  • Konfigurasi Interface Router — Contoh perintah CLI untuk mengkonfigurasi IP address di router/switch
  • Presentasi & Pembelaan — Presentasi 5–7 menit termasuk justifikasi pemilihan ukuran subnet