Kuasai IP Address
& Subnetting
Pelajari struktur IPv4, kelas IP, subnet mask, CIDR, dan teknik VLSM dengan alat bantu kalkulasi interaktif yang langsung bisa digunakan.
Materi Lengkap
IPv4, kelas IP, subnet mask, CIDR, private/public IP, dan konsep subnetting dari dasar.
Konversi Biner Interaktif
Konversi desimal↔biner secara visual, klik bit untuk memahami nilai posisional dengan langkah-langkah.
Subnet Calculator
Masukkan IP dan prefix CIDR, dapatkan network address, broadcast, range host, dan jumlah host valid.
Perancangan Pengalamatan Jaringan
IP Address adalah identitas unik setiap perangkat dalam jaringan. Memahami struktur dan cara kerjanya adalah fondasi dari semua konfigurasi jaringan.
Struktur IPv4
Alamat IPv4 terdiri dari 32 bit yang dibagi menjadi 4 oktet, masing-masing 8 bit. Ditulis dalam format desimal bertitik (dotted decimal).
Total: 32 bit = 4.294.967.296 kemungkinan alamat IPv4.
Kelas Alamat IPv4
Oktet 2–4 = Host
126 jaringan, 16 juta host/net
Enterprise besar
Oktet 3–4 = Host
16.384 jaringan, 65 ribu host
Institusi menengah
Oktet 4 = Host
2 juta jaringan, 254 host
LAN kecil – umum
Tidak untuk host
Streaming, OSPF, PIM
Multicast khusus
Tidak digunakan publik
Dicadangkan IANA
Eksperimental
IP Privat vs IP Publik
| Kelas | Range IP Privat | CIDR |
|---|---|---|
| Kelas A | 10.0.0.0 – 10.255.255.255 | 10.0.0.0/8 |
| Kelas B | 172.16.0.0 – 172.31.255.255 | 172.16.0.0/12 |
| Kelas C | 192.168.0.0 – 192.168.255.255 | 192.168.0.0/16 |
Alamat Khusus Lainnya
Loopback — 127.0.0.1
Alamat untuk komunikasi dengan diri sendiri. Digunakan untuk testing konektivitas stack TCP/IP lokal.
Broadcast — .255 / semua bit host 1
Mengirim paket ke semua host dalam satu jaringan/subnet sekaligus.
Network Address — semua bit host 0
Mengidentifikasi jaringan itu sendiri. Tidak bisa ditugaskan ke host manapun.
Subnet Mask & Notasi CIDR
Subnet mask menentukan bagian mana dari IP yang merupakan Network dan bagian mana yang merupakan Host. Notasi CIDR (/n) menunjukkan jumlah bit network.
| Prefix CIDR | Subnet Mask | Jumlah Host Valid | Jumlah Subnet (dari /24) | Digunakan untuk |
|---|---|---|---|---|
| /24 | 255.255.255.0 | 254 | 1 subnet | LAN standar, kelas C default |
| /25 | 255.255.255.128 | 126 | 2 subnet | Membagi 1 jaringan menjadi 2 |
| /26 | 255.255.255.192 | 62 | 4 subnet | Jaringan kecil–menengah |
| /27 | 255.255.255.224 | 30 | 8 subnet | Departemen kecil |
| /28 | 255.255.255.240 | 14 | 16 subnet | VLAN kecil, koneksi WAN |
| /29 | 255.255.255.248 | 6 | 32 subnet | Point-to-point + beberapa host |
| /30 | 255.255.255.252 | 2 | 64 subnet | Link point-to-point antar router |
Langkah-Langkah Subnetting
Tentukan jumlah bit host
32 − 26 = 6 bit host. Bit network = 26 bit (Network portion).
Hitung total host dan host valid
Total host = 2⁶ = 64. Host valid = 64 − 2 = 62 host.
Tentukan Network Address
192.168.10.0 (semua bit host = 0). Ini adalah Network Address, tidak untuk host.
Tentukan Broadcast Address
192.168.10.63 (semua bit host = 1). 0+64−1 = 63. Ini Broadcast, tidak untuk host.
Range IP Host Valid
192.168.10.1 sampai 192.168.10.62. Gateway biasanya menggunakan .1 (host pertama).
Konversi Biner Interaktif
Klik bit untuk toggle 0/1, atau masukkan angka desimal. Pahami nilai posisional setiap bit dalam satu oktet (8 bit).
Nilai Posisional Bit (1 Oktet = 8 bit)
Konversi IP Address Lengkap
Latihan Cepat Konversi
Subnet Calculator
Masukkan IP address dan prefix CIDR untuk menghitung semua parameter subnet secara otomatis.
Pecah Jaringan Menjadi Subnet
Perancangan VLSM
Variable Length Subnet Mask — teknik membagi satu jaringan menjadi subnet-subnet dengan ukuran berbeda sesuai kebutuhan tiap segmen.
Mengapa VLSM?
Subnetting tradisional (Fixed Length) membagi jaringan menjadi subnet yang semua berukuran sama. Ini boros jika kebutuhan tiap departemen berbeda. VLSM memungkinkan alokasi IP yang efisien — subnet besar untuk departemen besar, subnet kecil untuk link antar router.
Langkah Perancangan VLSM
Identifikasi semua segmen dan kebutuhan host-nya
Catat setiap departemen/VLAN beserta jumlah host yang dibutuhkan. Jangan lupa tambahkan router dan cadangan pertumbuhan (~20%).
Urutkan dari kebutuhan host terbesar ke terkecil
VLSM mengalokasikan subnet terbesar terlebih dahulu, lalu sisa ruang dibagi untuk subnet-subnet lebih kecil.
Tentukan prefix paling kecil yang mencukupi
Gunakan rumus: 2ⁿ ≥ (kebutuhan host + 2). Pilih n terkecil yang memenuhi. Prefix = 32 − n.
Alokasikan subnet satu per satu secara berurutan
Mulai dari network address asal. Setiap subnet berikutnya dimulai tepat setelah broadcast address subnet sebelumnya.
Dokumentasikan tabel IP addressing
Catat: nama segmen, network address, subnet mask, gateway, range host, broadcast address untuk setiap subnet.
Kuis Pengalamatan Jaringan
Uji pemahaman kamu dengan 10 soal — termasuk soal hitung subnetting dan VLSM.
Rubrik Penilaian Modul 03
Instrumen penilaian untuk mengukur kemampuan siswa dalam merancang skema pengalamatan jaringan.
Tugas Proyek Modul 03
Kantor 4 Departemen
Jaringan: 192.168.50.0/24. Rancang VLSM untuk: Produksi (60 host), Marketing (28 host), HRD (12 host), Server (6 host).
SMK dengan VLAN
Jaringan: 172.16.0.0/16. Rancang skema IP untuk: Lab 1 (36 host), Lab 2 (36 host), Guru (30 host), TU (14 host), Server (4 host).
Link Antar Router
Rancang skema pengalamatan untuk 3 link point-to-point antar router menggunakan subnet /30 yang paling efisien.
Deliverables Siswa
- Tabel IP Addressing Lengkap — Nama segmen, Network, Subnet Mask, Gateway, Host Pertama, Host Terakhir, Broadcast
- Diagram Pengalamatan — Visualisasi pembagian ruang IP (blok diagram atau visual VLSM)
- Bukti Kalkulasi — Langkah-langkah penghitungan manual setiap subnet
- Konfigurasi Interface Router — Contoh perintah CLI untuk mengkonfigurasi IP address di router/switch
- Presentasi & Pembelaan — Presentasi 5–7 menit termasuk justifikasi pemilihan ukuran subnet